Thursday, March 1, 2007

TATA CARA KHUSUKNYA HIDUP (Part-3)

WAHAI KISANAK INGAT INI :

QUR’AN NUR 40 :
Dan barangsiapa yang tiada diberi cahaya oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun.


QUR’AN SURAT AL-AN’AM 122 :
Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia kami hidupkan dan kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya?.

NABI MUHAMMAD SAW, SELALU BERDOA :

YA ALLAH, BERIKANLAH NUR DALAM DAGINGKU, NUR PADA TULANG-TULANGKU, NUR PADA HATIKU, NUR PADA URAT URATKU, NUR PADA RAMBUTKU, NUR PADA KULITKU, NUR PADA MATAKU, NUR PADA TELINGAKU, NUR DARI ATASKU, NUR DARI BAWAHKU, NUR DARI KANANKU, NUR DARI KIRIKU, NUR DARI DEPANKU, NUR DARI BELAKANGKU, DAN JADIKANLAH SEMUA DALAM DIRIKU NUR (CAHAYA) DAN JADIKANLAH DIRIKU SEBAGAI NUR.


INGAT INI WAHAI SAUDARAKU, HATI NURANI MANUSIA ITU PASTI TIDAK AKAN MAMPU MEMPEROLEH APAPUN, JIKALAU IA MENUNTUT BUKTI TENTANG ALAM GHOIB, KHODIM, MALAKUT, SEBAGAI MANA WAKTU SIANG TERANG BENDERANG, SEMENTARA DIRINYA MASIH BERLUMURAN DENGAN NAFSU-NAFSU DUNIA, PANDANGANNYA MASIH TERTUJU KEPADA CIPTAAN, BUKAN KEPADA KHOLIK (PENCIPTANYA) , PENDENGARANNYA MASIH TERBUAI DENGAN SYAHWAT-SYAHWAT DUNIA, BUKAN KEPADA PEMBUAT DUNIA, MULUTNYA BERBICARA TENTANG MANISNYA CIPTAAN BUKAN PENCIPTANYA.
SADARLAH KISANAK, DEKATKANLAH DIRIMU SEDEKAT DEKATNYA SELAGI KAMU MASIH BERNAFAS, DENGAN DZIKIR TERUS MENERUS, SEHINGGA ALLAH SWT MENCINTAIMU, MENYANYANGIMU, MEMULIAKANMU DAN AKHIRNYA TAHU SENDIRI WAHAI SAUDARAKU….

ALLAH SWT BERFIRMAN :
JADILAH KAMU DI DUNIA INI SEPERTI ORANG ASING.

ANGGAPLAH KAMU HIDUP DI DUNIA INI SEPERTI SEORANG PERANTAU, KARENA DUNIA INI BUKAN TEMPAT TINGGALMU YANG SEBENARNYA DAN SEBENTAR LAGI PASTI KAU TINGGALKAN, MAKA DARI ITU PANDAI-PANDAILAH MENELITI HIDUP.

FIRMAN ALLAH (QS AL ANBIYA’ 35)
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan Hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.

FIRMAN ALLAH (QS. AZ-ZUMAR :10)
Sesungguhnya Hanya orang-orang yang Bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.

FIRMAN ALLAH :

SESUNGGUHNYA ORANG–ORANG YANG MENGATAKAN : TUHAN KAMI ADALAH ALLAH KEMUDIAN MEREKA MENEGUHKAN PENDIRIANNYA, MAKA MALAIKAT AKAN TURUN KEPADA MEREKA DENGAN MENGATAKAN : JANGANLAH KAMU MERASA TAKUT DAN JANGANLAH KAMU MERASA SEDIH DAN BERGEMBIRALAH KAMU DENGAN MEMPEROLEH SURGA YANG TELAH DIJANJIKAN ALLAH KEPADAMU.
KAMILAH PELINDUNG-PELINDUNGMU DALAM DUNIA DAN AKHIRAT, DIDALAMNYA KAMU MEMPEROLEH APA YANG KAMU INGINKAN DAN ( MEMPEROLEH ) PULA DI DALAMNYA APA YANG KAMU MINTA.

KALIAN MENCINTAI JIWA PADAHAL JIWA ITU MILIK HAWA NAFSU
KALIAN MENCINTAI HARTA SEDANGKAN HARTA ITU MILIK AHLI WARIS.
KALIAN MENCINTAI RUH SEDANGKAN RUH ITU MILIK ALLAH.

BAHWASANYA BAGI TIAP SESUATU ADA ALAT UNTUK MENSUCIKAN DAN ALAT UNTUK MENSUCIKAN HATI ADALAH DENGAN DZIKRULLAH.
DISINI ORANG DZIKIR ISMU DZAT (ALLAH) 5000 X . ALLAH AKAN MENSUCIKAN HATI . PADA TINGKAT INI HATI DIISI DENGAN IMAN, IHSAN, ISLAM, TAUHID DAN MAKRIFAT DUNIA DAN ALAM GHOIB YANG LANGGENG SELAMANYA.

MACAM DZIKIR :
FIRMAN ALLAH SWT (QS ALBAQARAH 186)
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.


FIRMAN ALLAH SWT (QS QAAF 16)
Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya

FIRMAN ALLAH SWT (QS AL HADIID 4)
an DIA (ALLAH) bersama kamu di mana saja kamu berada. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan.


1. DZIKIR LISAN ATAU DISEBUT JUGA DZIKIR NAFI ISBAT YAITU UCAPAN :
LAA ILAHA ILLALLAH

DZIKIR MAKANAN UTAMA LISAN /LIDAH: ALLAH DAN LAA ILAHA ILLALLAH
MULA- MULA DIUCAPKAN PELAN-PELAN SAMPAI MERESAP DALAM HATI DAN LAMBAT, KEMUDIAN MAKIN LAMA MAKIN CEPAT SAMPAI MERESAP PADA DIRI DAN TERASA
ENAKNYA DZIKIR KESELURUH BAGIAN TUBUH.
DZIKIR NAFI ISBAT INI DISEBUT JUGA DZIKIR JAHAR / NYATA KARENA DIUCAPKAN LISAN SECARA NYATA.
DISEBUT NAFI ISBAT : KARENA DZIKIR INI MENAFIKAN SEGALANYA, DINISBATKAN KE ALLAH


2. DZIKIR QOLBU/HATI

ALLAH ALLAH

DZIKIR INI DISEBUT JUGA DZIKIR ASAL DAN KEBESARAN, JUGA SERING DISEBUT ISMUDZAT KARENA LANGSUNG MENYEBUT NAMA DZAT.
DZIKIR ISMUDZAT INI MAKANAN UTAMA HATI.

CARANYA : MULA-MULA MULUT BERDZIKIR ALLAH...ALLAH...ALLAH
DIIKUTI HATI , KEMUDIAN DARI HATI KE MULUT, LALU LIDAH BERDZIKIR SENDIRI TERUS DENGAN DZIKIR TANPA SADAR, KEKUASAAN AKAL TIDAK BERJALAN MELAINKAN SEBAGAI ILHAM YANG DATANG SECARA TIBA-TIBA NUR ILAHI TERBIT DIDALAM HATI MEMBERITAHUKAN INANI ANALLAH AKU INILAH YANG KAU SEBUT, HATI , MULUT HINGGA LIDAH BERGERAK SENDIRI MENGUCAPKAN ALLAH ALLAH.
PADA TINGKAT INI DZIKIR MERESAP TERUS PADA DIRI, DIMANA SAJA DZIKIR.SUDAH TERASA DISELURUH BAGIAN TUBUH DAN TERASA RINGAN, ENAK, NIKMAT, SEHINGGA KADANG KADANG TERJADILAH JANDAB (HANYA INGAT ALLAH).

3. DZIKIR SIRR (RAHASIA) / ISARAT DAN NAFAS


HU... HU ATAU HUWA… HUWA

BIASANYA ORANG SEBELUM SAMPAI DZIKIR INI SUDAH DALAM KEADAAN FANA,SEHINGGA PERASAAN ANTARA DIRI DENGAN DIA SUDAH MENJADI SATU, DENGAN KATA LAIN PERASAAN KEINSANAN SUDAH LENYAP DALAM KEBAQAAN ALLAH, BERSATU ANTARA ABID DAN MA’BUD, TETAPI DALAM HAL INI ORANG YANG BELUM MERASAKANNNYA BELUMLAH MENGETAHUINYA.
DZIKIR INI MAKANAN UTAMA SIR (RAHASIA) OLEH KARENA BERSIFAT RAHASIA MAKA TIDAKLAH SANGGUP LIDAH UNTUK MENGURAIKANNYA DENGAN KATA-KATA, DAN SETIAP ORANG AKAN MENGETAHUINYA SENDIRI APABILA TELAH MENGALAMINYA SENDIRI WAHAI SAUDARAKU .
INI YANG DICARI SEDUNIA, KALAU KAU SUDAH TAHU YA LULUS DAN WISUDA WAHAI SAUDARAKU…BERHASILLAH KAU DIMUKA BUMI INI.

INGAT INI RAMBU RAMBUNYA:
1. JANGAN SOMBONG
2. JANGAN RESAH / BERSEDIH HATI
3. JANGAN RAKUS/ SERAKAH

ORANG YANG BAIK ITU MENERIMA APA ADANYA PEMBERIAN DARI ALLAH.
DALAM MENGHADAPI HIDUP INI SELALU SYUKUR (ALHAMDULILLAH), RIDHO TERHADAP APA YANG DIBERIKAN ALLAH, AKHIRNYA ALLAH RIDHO KEPADAMU KISANAK…

FIRMAN ALLAH (QS AL KAHFI 110)
Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.

MENURUT AYAT INI SESEORANG BILA INGIN MENCAPAI PERJUMPAAN DENGAN ALLAH, ADA DUA KEWAJIBAN YANG HARUS DIJALANKAN :
1. MENGERJAKAN AMAL SHOLEH DENGAN MENINGGALKAN SEMUA SIFAT–SIFAT TERCELA DAN MENETAPKAN SIFAT SIFAT TERPUJI. DALAM ISTILAH SUFI “TAKHALLI TAJALI”.
2. MEMFANAKAN DIRI ARTINYA MENIADAKAN SEGALA SESUATU TERMASUK DIRINYA, SEHINGGA YANG ADA HANYALAH ALLAH SEMATA.

SEORANG SUFI AKAN DAPAT MENCAPAI MAKRIFAT BILLAH BILA TELAH DEKAT DENGAN ALLAH DAN IA AKAN SEMAKIN TINGGI TINGKATANNYA BILA IA TERLEBIH DAHULU MENGHANCURKAN DIRINYA YAITU MENGHANCURKAN SEGALA SIFAT-SIFAT KEHEWANAN YANG PENUH HAWA NAFSU DAN DIPENUHI TABIAT SYAITAN YANG TAK TERASA. KEMUDIAN MENETAPKAN SIFAT-SIFAT TERPUJI YANG SELALU MENDAPAT CAHAYA RABBANIYAH YANG SELALU MENGARAH PADA KEBAIKAN YANG BERTUJUAN UNTUK MEMPEROLEH RIDHO ALLAH.

SEBAGAIMANA NABI MUSA MENCARI RIDHO ALLAH :
ALLAH BERFIRMAN :
YA TUHANKU BAGAIMANA CARANYA AGAR AKU SAMPAI KEPADAMU (ALLAH) ALLAH BERFIRMAN TINGGALKAN DIRIMU, LENYAPKAN DIRIMU DAN KAMU BARU KEMARI.
INGAT WAHAI SAUDARAKU…….KALAU KAU BISA MENINGGALKAN DIRIMU PASTILAH KAU LULUS…WISUDA.

6 comments:

Handi Priyono{Handie_blackfire} said...

BAgus bgt !
BAgI yg ingin menjernihkan hati, silakan mampir di
http://handzillusion.blogspot.com

Pical said...

masya allah, bagus x tulisannya

Pical said...

masya allah, bagus x tulisannya

mulyadi mark said...

ini dia yg ku cari2 izin copy dan mempelajari mas ? terima kasih

bonex said...

Izin nyimak.

jomblo said...

Postingnya mantab Bang.
Tapi Sebelum mengamalkan zikir itu terlebih dahulu temukan seorang waliya mursyida, krn tanpa seorang waliya mursyida mustahil manusia akan sampai pada frequensi ALLAH.